Info Pusda'i

Laboratorium Santri

Kemarin ketika kami sedang makan siang, ada rombongan satu keluarga datang ke Pesantren Bina Dakwah.

Seketika saya menghentikan makan dan segera menemui tamu tersebut.
Lumayan rame yang datang, ada bapaknya, ibunya, anak-anaknya, acilnya, adeknya, ponakannya.
Rupanya kedatangan rombongan keluarga ini mau mendaftarkan putra-putri nya di Pesantren Bina Dakwah untuk jenjang pendidikan Madrasah Wustha (Setingkat SMP).

Setelah mereka nanya-nanya, saya pun memberikan penjelasan mengenai program pendidikan di Pesantren kami ini.

Diantara hal penting yang selalu kami sampaikan kepada para orang tua yang ingin mempercayakan pendidikan Putra-putrinya kepada kami adalah bahwa kami tidak menjanjikan fasilitas mewah di pesantren.
Asrama yang sederhana tapi in sya Allah selalu kami pantau untuk dijaga kebersihan dan kesehatannya.

Ketika ditanya ruang belajar, kami pun menyampaikan dan menunjukkan apa adanya. Semua ruang Pesantren bisa menjadi kelas. Mushalla, gazebo, bahkan teras mushalla dan kantor pun bisa menjadi tempat belajar yang “nyaman” bagi santri.

Saat ini kami sedang membangun beberapa sarana belajar santri, tapi tetap dengan kesederhanaan, karena kami yakin bukan fasilitas mewah yang akan menjadikan mereka pribadi-pribadi yang tangguh, melainkan Iman yang benar dan kokohlah yang menjadi bahan bakar paling dahsyat untuk melecut semangat juang mereka belajar Ilmu Dien. Tumbuhnya kesadaran bahwa mereka bukan semata sedang belajar membaca dan menghafal huruf-huruf dari kitab-kitab para ulama’ tapi mereka sedang membangun kembali sebuah peradaban terbaik yaitu peradaban Islam yang mulia. Mereka sedang meyakini diri mereka bahwa mereka adalah pemimpin masa depan, dengan Iman kepada Allah dan RasulNya.

Semangat ini yang membuat mereka bisa menikmati keletihan dan mensyukuri kesederhanaan.

Al-Qur’an menjadi senandung mereka, kitab menjadi kawan duduk tercinta, bersama do’a mustajab ayah bunda , in sya Allah menjadi penghantar para mujahid-mujahidah muda ini menuju cita-cita mulia tegaknya Agama Allah Azza wa Jalla.

Alhamdulillah fasilitas LABORATORIUM kami sangat besar. Di laboratorium ini para santri kami mempraktekkan teori yang telah dipelajari di kelas.
Laboratorium dakwah santri Bina Dakwah ini membentang luas hingga ke wilayah-wilayah pedalaman dan pinggiran kota.
Santri secara terjadwal menjadi imam shalat di masjid-masjid terutama yang berada di sekitar Pesantren, setiap pekan santri yang telah diseleksi bertugas khutbah dalam program tebar khatib, juga mengajar Al-Qur’an di akhir pekan dalam program Petuah (Pesantren Sabtu Ahad) di beberapa masjid.

Si bapak manggut-manggut mendengar penjelasan saya yang mirip orasi itu.

Setelah itu beliau dengan mantap meminta dua formulir untuk putra dan putrinya.

In sya Allah pendaftaran santri Bina Dakwah masih buka hingga 31 Maret 2021, untuk jenjang Wustha (setara SMP), Ulya (setara SMA) dan Ma’had Aly (sekolah tinggi program S1 hukum)

Similar Posts