Info Pusda'i

TAUSHIYAH UMUM DI DISKOMINFO KALTIM

Alhamdulillah pada hari Jum’at, 29 Jumadil Awal 1441 / 24 Januari 2020 Dinas Komunikasi dan Informatika (DISKOMINFO) KALTIM mengadakan kegiatan pengajian, acara tersebut dibuka langsung oleh Kepala Dinas Diddy Rusdiansyah dan hadir menyampaikan taushiyahnya adalah Ustdaz Aslam Abu Hanifah (Direktur Pesantren Bina Dakwah)

Tema pembahasan dalam taushiyah tersebut adalah menggapai kebahgian hidup yang merupakan tadabbur dari firman Allah dalam Qs. Al-Fath [48]: 4

هُوَ الَّذِي أَنْزَلَ السَّكِينَةَ فِي قُلُوبِ الْمُؤْمِنِينَ لِيَزْدَادُوا إِيمَانًا مَعَ إِيمَانِهِمْ ۗ وَلِلَّهِ جُنُودُ السَّمَاوَاتِ وَالْأَرْضِ ۚ وَكَانَ اللَّهُ عَلِيمًا حَكِيمًا

Dialah yang telah menurunkan ketenangan ke dalam hati orang-orang mukmin supaya keimanan mereka bertambah di samping keimanan mereka (yang telah ada). Dan kepunyaan Allah-lah tentara langit dan bumi dan adalah Allah Maha Mengetahui lagi Maha Bijaksana, (Al-Fath : 4)

Kesimpulan singkat dari taushiyah tersebut adalah:

1. Sakinah atau kebahagian itu datangnya dari Allah, maka siapa saja yang ingin mendapatkan kebahagian hendaklah selalu mendekatkan diri kepada Allah dan seanntiasa ingat kepada-Nya (Qs. Ar-Ra’du [13]: 28)

2. Sedangkan kekafiran dan kesyirikan tidak akan mendatangkan kebahagian melainkan Allah akan tanamkan ke dalam hati mereka rasa takut dan kegelisahan (Qs. Ali Imran [3]: 151)

3. Allah akan menurunkan sakinah ke dalam hati orang beriman, oleh sebab itu siapa saja yg ingin bahagia syaratnya harus memiliki keimanan dalam hatinya. Dan di antara ciri orang beriman itu adalah apabila mereka diseru kepada syari’at Allah mereka akan menjawab “sami’na wa atha’na (kami dengar kami taat)” (Qs. An-Nur [24]: 51 & Al-Ahzab [33]: 36)

4. Sakinah itu menambah keimanan disamping keimanan yang sudah ada, artinya ciri orang yang berbahagia adalah yang kualitas keimanan mereka selalu meningkat dan mereka selalau dekat kepada Allah dan taat dalam menjalankan agama. Rasul bersabda:

من يرد الله به خيرا يفقهه في الدين

“Barangsiapa yang dikehendaki kebaikan oleh Allah, maka Allah akan memahamkannya dalam urusan agama.” (HR. Bukhari nomor dan Muslim)

Kebaikan itu bukan ditandai dengan harta dan jabatan yang meningkat, tapi ditandai dengan semakin meningkatnya pemahaman agama.

Wallahu a’alam bish shawab.
Baarakallahu fiekum

Similar Posts

Tinggalkan Balasan